Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

*ADA 8 JENIS REZEKI DARI ALLAH*

*1.Rezeki Yang Telah Dijamin.* ‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ "Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya." (Surah Hu...

Amal-amal Yang Hanya Melelahkan‼️

Kita sering membaca ayat dari Al Qur'an. Ayat ke 3 surah Al Ghosyiyah, mari kita perhatikan sisi lain dari penjelasan ayat yang sangat menggugah itu. Allah Ta'ala berfirman: "Amilatun nashibah". Artinya: amal-amal yang hanya melelahkan. Rangkaian ayat di awal surah ini bercerita tentang neraka dan para penghuninya. Ternyata salah satu penyebab orang dimasukan ke neraka adalah amalan yang banyak dan beragam tapi penuh cacat; baik motif dan niatnya, maupun kaifiyat (tata cara) yang tidak sesuai dengan sunnah Rasululloh. Astaghfirulah hal'adzim? Alkisah, Seorang shahabat Umar bin Khathab Ra menangis saat mendengar ayat ini. Suatu hari Atha As-Salami rh, seorang Tabi`in yang mulia, bermaksud menjual kain yang telah ditenunnya kepada penjual kain di pasar. Setelah diamati dan diteliti secara seksama oleh sang penjual kain, sang penjual kain mengatakan, "Ya, Atha sesungguhnya kain yang kau tenun ini cukup bagus, tetapi sayang ada cacatnya sehingga saya tid...

*DOA MEMOHON PERLINDUNGAN DARI LILITAN HUTANG*

Dalam sebuah hadits dari *Abdulloh bin Amru bin Al-'Ash* rodhiyallohu anhuma, Nabi shollallohu alaihi wa sallam bersabda : *اللهم إني أعوذ بك من غلبة الدين، وغلبة العدو، وشماتة الأعداء* _*ALLOHUMMA INNII A'UUDZUBIKA MIN GHOLABATID DAINI, WA GHOLABATIL 'ADUWWI, WA SYAMAATATIL A'DAA'I.*_ _"Ya Alloh sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang, (dari) kemenangan/kekuasaan musuh, dan (dari) kegembiraan musuh (karena musibah yg menimpaku)."_ *Takhrij Hadits :* Hadits tsb dikeluarkan oleh *Imam An-Nasa'i* (1/265), *Al-Hakim* (1/531), di dlm sanadnya ada Hubai bin Abdillah Al-Mu'afiry, dan padanya ada kelemahan. Tetapi hadits tsb mempunyai banyak syawahid (penguat), diantaranya : ...

Cemburu pada rezeki orang lain

Gambar
Allah membagi rezeki itu begitu adil. Kenapa kita mesti cemburu pada rezeki orang lain? Imam Ghazali rahimahullah menyebutkan fawaid dari nasihat Hatim Al-Asham: Aku melihat manusia saling mencela dan saling membicarakan jelek (ghibah) satu dan lainnya. Aku dapati bahwa itu termasuk HASAD (cemburu atau iri) dalam harta, kedudukan dan pengetahuan. Aku kemudian merenungkan firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia.” (QS. Az-Zukhruf: 32) Aku sadari bahwa pembagian tersebut sudah ditentukan oleh Allah sejak takdir yang dahulu ada. Kenapa aku mesti HASAD (cemburu) pada rezeki orang lain? Itulah yang membuatku tetap ridha pada pembagian Allah. Dinukil dari kitab Ayyuhal Walad karya Imam Al-Ghazali, hlm. 57 Wallahu waliyyut taufiq. Moga kita semua diberi taufik untuk mengimani takdir dengan benar. Sumber: FP Kenalilah Islam Silahkan di share... Semoga bermanfaat. ----- ⭐ Mau dapat info...

*MENGOBATI VERTIGO* *CUKUP dgn LUBANG HIDUNG*

👃 Kita memiliki  hidung berlubang di sebelah kiri dan kanan, apakah fungsinya sama? 👃 Sebenarnya fungsinya tidak sama dan dapat kita rasakan bedanya; sebelah kanan mewakili matahari (mengeluarkan panas) dan yg kiri mewakili bulan (mengeluarkan dingin). 🔻Jika SAKIT KEPALA, cobalah MENUTUP Lubang hidung sebelah KANAN, bernafaslah melalui hidung sebelah kiri dan lakukan kira-kira 5 menit, sakit kepala akan sembuh. 🔻Jika merasa LELAH, lakukan sebaliknya. Tutup lubang hidung sebelah KIRI dan bernafaslah melalui hidung sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasakan segar kembali. 🔻Perempuan bernafas lebih dgn hidung sebelah kiri, sehingga hatinya gampang sekali dingin. Laki-laki bernafas lebih dg hidung sebelah kanan, sehingga gampang sekali marah. 🔻Apakah Anda memperhatikan pada saat bangun, lubang hidung mana yg bernafas lebih cepat? Sebelah kiri atau kanan? 🔻Jika lubang hidung kiri bernafas le...

*_Mimpi Dusta untuk Mendakwahi Keluarga_*

_Bolehkah dusta menceritakan mimpi untuk menasehati suami atau anak-anak yang malas ibadah.. misalnya, berpura-pura mimpi bahwa suami atau anak-anak dihukum di akhirat, agar dia mau rajin shalat. Mohon pencerahannya._ *Jawab:* _Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,_ Termasuk diantara *dosa besar,* mengaku bermimpi padahal tidak pernah mengalami mimpi itu. Dari Watsilah bin al-Asqa’ Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ مِنْ أَفْرَى الفِرَى أَنْ يُرِيَ عَيْنَيْهِ مَا لَمْ تَرَ _“Sungguh termasuk kedustaan yang paling besar adalah menceritakan mimpi yang tidak pernah di...

*_Tiga Catatan Tentang Mimpi Buruk_*

*Pertanyaan:* _Apa yang mesti kita lakukan dengan mimpi buruk yang akhir-akhir ini hadir di mimpi saya. Dan kenapa selalu ada yg meninggal di dalam mimpi saya??_ _Dari: Uche_ *Jawaban:* _Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah_ Bagian dari kesempurnaan syariat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah mengajarkan semua hal penting dalam kehidupan manusia. Hanya saja, ada orang yang berusaha memahaminya dan ada yang melupakannya. Seseorang akan bisa merasakan dan meyakini betapa sempurnanya Islam, ketika dia memahami aturan syariat yang demikian luas. Di saat itulah, seorang muslim akan semakin yakin dengan agamanya. Anda bisa buktikan dan mencobanya. Diantaranya petunjuk tentang mimpi. Meskipun Islam tidak mengajarkan umatnya tentang takwil mimpi yang mereka alami, namun rambu-rambu yang diberikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah sangat memadai untuk menjadi panduan dalam mensikapi mimpi. Tak terkecuali, mimpi buruk. Ada beberapa ...

Hadist Tentang Pentingnya Berdoa

  عَنْ أَنَسِ بنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : (( قَالَ اللهُ تَبَارَكَ وَ تَعَالَـى : يَا اب...

Tahanlah emosimu

Siapa juga yang senang dengan orang yang suka marah-marah. Dikit-dikit marah, dikit-dikit marah, daripada dekat-dekat dia lebih baik kabur aja. Memang di antara sunnatullah ada orang yang berwatak pemarah. Tapi, orang yang pemarah itu punya kesempatan besar mendapatkan surga. Dengan syarat, ia mampu menahan amarahnya ketika tiba. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: لا تَغْضَبْ وَ لَكَ الجَنَّة “Jangan engkau marah maka bagimu surga.” (HR. Ath-Thabrani, Shahih al-Jami’: 7374) Mereka juga akan sampai pada kedudukan yang mulia dan pantas disebut dengan orang yang kuat ketika mereka mampu menahan amarah yang membakar tersebut. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: لَيْسَ الشَّدِيدُ ب...

Islam Agama Cinta

قال الشيخ محمد بن عثيمين رحمه الله: كل ما أدى إلى البغضاء والعداوة بين الناس فإن الشرع يمنعه منعا باتا؛ لأن الدين الإسلامي مبني على الألفة والمحبة والموالاة بين المسلمي...

Kesyirikan Bagai Racun Dalam Makanan

Syeikh Abdurrozaq Al-Badr hafizhohullah berkata, "Kesyirikan yang bercampur dalam sebuah ibadah bagaikan racun dalam sebuah makanan. Apabila racun dimasukkan ke dalam sebagian makanan saja niscaya makanan tersebut akan rusak seluruhnya. Adakah orang yang mau menerima makanan yang sebagiannya terdapat racun?" (Syarh Al-Qowaidul Arba' : 21) Silahkan di share... Semoga bermanfaat. ----- ⭐ Mau dapat informasi kebaikan? Tausiyah rutin dan tambahan ilmu? 📱 Daftar broadcast tausiyah Islam Itu Indah WA : 081553571554 📣 Broadcast by Islam itu Indah Web : www.islamituindah.id IG : @islamituindah.id FB : PageIslamItuIndah

Jadilah Penyeru Kebaikan

Tahukah anda? Beda antara pelaku kebaikan  dengan penyeru kebaikan. Menjadi orang baik pasti punya banyak teman, namun yang bisa menyerukan kebaikan justru malah banyak lawan. Itulah yang menjadi tantangannya, dan buah yang didapat pun tentu amat jauh berbeda. Dari Sahabat Abu Hurairah -radhiallahu‘anhu-,  bahwasanya Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda : مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِ...

Renungan Jumat

•. *Imam Syafi'i dalam Diwan As Syafi'i,* _beliau mengatakan:_ *"Sangatlah wajar* bila seorang *manusia melakukan kesalahan*. Namun *tidak-lah bisa dikatakan manusia*, bila ia *sudah menemukan kebenaran, tetapi masih tenggelam dalam jurang kesesatan."* •. *Abu Darda'* _rahimahullah berkata,_ _*"Sesungguhnya seorang hamba benar-benar bermaksiat kepada Allah dengan sembunyi-sembunyi, hingga Allah menimpakan kebencian di hati-hati orang mukmin kepadanya, tanpa ia sadari."*_ _[Jami'ul Ulum wal Hikam, hal. 174]_ •. *Abu Ishaq Al-Fazari* _berkata,_ _*"Sesungguhnya ada diantara manusia, orang yang menyukai pujian kepada dirinya, padahal dirinya tidaklah lebih berharga di sisi Allah daripada sehelai sayap nyamuk."*_ _[Ta'thir al-Anfas, hal. 573]_ ___________ ‎اللهُمَّ أَرِنَا الحَقَّ حَقّاً ...

9 Wasiat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam

Dari Abud Darda' radhiallahu'anhu ia berkata, أَوْصَانِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتِسْعٍ: "لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ شَيْئًا وَإِنْ قُطِّعْتَ أَوْ حُرِّقْتَ، وَلَا تَتْرُكَنَّ ا...