Kalau ada perintah dari Nabi ﷺ, jangan mencari celah untuk meninggalkannya, tapi semangatlah untuk mengikuti beliau ﷺ. Sebaliknya, jika beliau ﷺ melarang, jangan mencari celah untuk melanggarnya, tapi semangatlah untuk menjauhinya. Jangan bermain api untuk dirimu sendiri. Syeikh Utsaimin -rahimahullah- mengatakan: “Jika datang larangan (dari syariat), maka jauhilah, jangan bertanya apakah itu haram atau makruh! Sebaliknya, jika datang perintah (dari syariat), maka ikutilah, tidak usah menanyakan apakah itu wajib atau sunnah! Dahulu para sahabat -radhiallahu anhum-, jika diperintah oleh Rasul ﷺ melakukan apapun, mereka TIDAK menanyakan: “Wahai Rasulullah, apakah engkau bermaksud mewajibkan atau menyunnahkan? Tapi mereka langsung menjalankannya. Berbeda, ketika seseorang terjatuh dalam masalah, sehingga tidak mampu melakukan sesuatu yang diperintahkan atau tidak mampu meninggalkan sesuatu yangg dilarang, dalam keadaan seperti ini baru kita bah...