Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

*DUSTA, DOSA BESAR YANG DIANGGAP BIASA*

Gambar
Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari Seorang Muslim yang menginginkan keselamatan harus menjaga lidahnya dari berbicara yang membawa kepada kecelakaan. Sesungguhnya diam dari perkataan yang buruk merupakan keselamatan, dan keselamatan itu tidak ada bandingannya. Tahukah anda jaminan bagi orang yang menjaga lidahnya dengan baik? Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: مَنْ يَضْمَنْ لِي مَا بَيْنَ لَحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ Siapa yang menjamin untukku apa yang ada di antara dua rahangnya dan apa yang ada di antara dua kakinya, niscaya aku menjamin surga baginya.[1] Beliau juga menjelaskan bahwa menjaga lidah merupakan keselamatan. عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا النَّجَاةُ قَالَ أَمْلِكْ عَلَيْكَ لِسَانَكَ وَلْيَسَعْكَ بَيْتُكَ وَابْكِ عَلَى خَطِيئَتِكَ Dari ‘Uqbah bin ‘Aamir, dia berkata: “Aku bertanya, wahai Rasûlullâh, apakah sebab keselamatan?” Beliau menjawab:  “Kuasailah lidahmu, hendaklah ruma...

Menyedekahkan Kebun Kerena Luput Shalat Ashar Berjama’ah

----- Umar bin Khaththab radhiyallahu anhu, sosok yang tidak asing lagi bagi kita semua. Hampir lima belas abad jasadnya terkubur dalam tanah, namun kemuliaannya masih tetap hidup sampai hari ini. Namanya senantiasa semerbak mewangi, disebut-sebut dan dikenang dari generasi ke generasi. Mengapa Umar begitu mulia dihati manusia, sosoknya agung sepanjang masa? Jawabnya, karena ia sangat memuliakan dan mengagungkan hak Allah subhanahu wata’ala. Sehingga, Allah memberikan kemulian pula kepadanya di dunia sebelum akhirat. Di antaranya, Umar sangat memuliakan shalat berjama’ah, ia tidak mau ketinggalan sekali pun. Dikisahkan oleh putranya sendiri yaitu Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu: "Suatu hari, Umar keluar menuju ke kebunnya kemudian ia pulang sedang orang-orang telah selesai menunaikan shalat Ashar, maka ia pun mengatakan: إِنَّا لله وَإِنَّا إِل...