Dahsyatnya Shalat Shubuh Berjamaah
🌹Sholat Shubuh...
Diantara keutamaan dan Hikmah Dibalik Shalat Subuh adalah :
1. Orang yang berjalan menuju masjid untuk shalat shubuh, Alloh akan menyediakan baginya hidangan dari surga sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam
مَنْ غَدَا اِلَى الْمَسْجِدِ وَ رَاحَ, أَعَدَ اللهُ نُزُلَهُ كُلَّمَاغَدَا أَوْ رَاحَ
” Barang siapa yang pergi pada awal siang dan akhir siang ke masjid, Alloh akan menyediakan baginya hidangan dari syurga setiap kali ia pergi pada awal siang dan akhir siang. ” (Muttafaqun ‘Alaih)
2. Orang yang shalat shubuh secara berjamaah di masjid, maka ia akan memperoleh pahala orang yang shalat semalam suntuk, sebagaiman sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam dari sahagat Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu berkata : Saya mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :
مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِيْ جَمَاعَةٍ, فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ, وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِيْ جَمَاعَةٍ, فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ.
” Barang siapa yang shalat isya secara berjamaah, maka seakan-akan ia shalat semalam suntuk.” (HR. Muslim)
3. Orang yang shalat shubuh maka dia berada dalam lindungan Allah Ta’ala, sebagaimana yang diriwayatkan oleh sahabat Jundub bin Sufyan RA, berkata : Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :
مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِيْ ذِمَّةِ اللهِ
” Barang siapa yang mengerjakan shalat shubuh maka ia berada dalam jaminan Alloh ” (HR. Muslim)
Pernah suatu ketika seorang Tabi’in yang bernama Salim bin Abdillah bin Umar bin AlKhattab diperintahkan oleh gubernur Iraq Al-Hajjaj bin Yusuf Ats Tsaqofi pada dinasti Umayyah supaya memenggal kepala seorang laki-laki yang bersekutu dalam pembunuhan Khalifah Utsman bin Affan Radhiyallahu lalu Salim mendekat kepada orang tersebut seraya berkata ; Apakah pagi ini kamu shalat shubuh ? Maka dia menjawab, ya. Spontan Salim melempar pedang yang ada ditangannya dan tidak jadi membunuhnya, kemudian berkata : “Saya tidak akan membunuh orang yang berada dalam lindungan Alloh. Akhirnya berita ini sampai ke telinga bapaknya yaitu Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘anhu , kemudian berkomentar “bagus, jangan membunuhnya.
4. Orang yang selalu mengerjakan dan menjaga shalat shubuh dengan sebaik-baiknya niscaya ia akan terhindar dan selamat dari api neraka yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobarannya, sebagaimana yang diriwayatkan dari sahabat Abu Zuhair; Umarah bin Ubaidah Radhiyallahu berkata :Aku pernah mendengar Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :
لَنْ يَلِيْج النَّارَ أَحَدٌ صَلَّى قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوْبِهَا
” Tidak akan masuk neraka seorang yang shalat sebelum terbitnya matahari (shalat shubuh) dan sebelum terbenemnya (shalat Ashar) ” (HR.Muslim)
Sungguh alangkah beruntungnya orang yang menjaga shalat lima waktu khususnya shalat shubuh dan ashar dengan selamatnya dia dari api neraka, dan alangkah sengsaranya orang yang menyia-nyiakan dan tidak memperdulikan shalat ini.
5. Sesungguhnya shalat shubuh disaksikan oleh para amalaikat yang mulia, hingga menambah keistimewaannya dibanding dengan shalat yang lainnya. Alloh ta’ala berfirman :
أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا
” Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat) ” (QS. Al-Isra’ 78)
Hal ini selaras dengan apa yang digambarkan oleh Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wa salam dalam sabdanya (yang artinya) : “Bertebaran diantara kalian malaikat-malaikat malam, dan malaikat-malaikat siang, kemudian mereka berkumpul pada shalat shubuh dan ashar, selanjutnya naik ke langit yang bermalam bersama kalian, maka Alloh bertanya kepada mereka-dan Dia lebih mengetahui-bagaiman kalian meninggalkan hamba-hambaKu? Mereka menjawab, “kami meninggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan kami mendatangi mereka dalam keadaan shalat pula”.(Muttafaq ‘Alaih)
6. Orang yang shalat shubuh tepat waktu mendapat jaminan syurga, sebagaimana Rosululloh bersabda :
مَنْ صَلَّى الْبَرْدَيْنِ دَخَلَ الْجَنَّّةَ
” Barang siapa yang shalat pada dua waktu yang dingin maka ia akan masuk surga.” [ Mutafaqun alaih ]
Yakni yang pertama ialah shalat shubuh, karena waktu shubuh adalah diakhir malam yang cuacanya dingin, dan yang kedua ialah shalat ashar karena waktu shalat ashar itu di akhir siang dan suhu mulai dingin.
Cukuplah sebagai keutamaannya yang sangat agung bagi orang yang bisa menjaga kedua shalat ini tatkala kebanyakan manusia lengah dan lalai untuk mengerjakan keduanya.
7. Orang yang shalat shubuh serta mejaganya dengan sebenar-benarnya Alloh akan memberikan mereka kenikmatan yang paling agung di Jannahyaitu melihat wajah Alloh, yang mana tidak ada karunia yang lebih besar dibandimg itu.
Diriwayatkan dari Jarir bin Abdillah Al Bajali Radhiyallahu ‘anhu berkata : kami pernah bersama Rasulullah, lantas Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam melihat bulan pada malam purnama, seraya bersabda :
إِنَّ كُمْ سَتَرَوْنَ رَبَّكُمْ كَمَا تَرَوْنَ هَذَالقَمَرَ, لَاتُضَامُوْنَ رُؤْيَتَهُ,فَإِنِ اسْتَطَعْتُمْ لَاتَغْلِبُوْاعَلَى صَلَاةٍ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ ِوَقَبْلَ غُرُوْبِهَافَفْعَلُوْا
” Sesunnguhnya kalian akan melihat Robb kalian sebagaimana kalia melihat bulan ini, kalian tidak merasa susah dalam melihatNya, maka jika kalian sanggup untuk tidak dikalahkan oleh shalat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya maka lakukanlah. ” (Muttafaq ‘Alaih)
🍂Diringkas dari artikel majallah Ad-Sunnah
Komentar
Posting Komentar