Ya Allah
Ku Ingat Engkau Saat Alam Begitu Gelap Gulita,
Dan Wajah Zaman Berlumuran Debu Hitam.
Kusebut Nama-Mu Dengan Lantang Di Saat Fajar Menjelang,
Dan Fajar pun Merekah Seraya Menebar senyuman Indah.
Betapapun Kulukiskan Keagungan-Mu Dengan Deretan Huruf,
Kekudusan-Mu Tetap Meliputi Semua Arwah.
Engkau Tetap Yang Maha Agung,
Sedang Semua Makna, Akan Lebur, Mencair, Di Tengah Keagungan-Mu,
Wahai Rabbku.
(Sebuah syair dalam buku La Tahzan karya Dr. Aidh Al-Qarni).
Komentar
Posting Komentar